Dalam perdagangan Forex segala keputusan untuk masuk ke dalam pasar trading semua trader harus selalu di wajibkan untuk melihat berita fundamental yang akan terjadi, berita tersebut dapat di lihat dari salah satu situs yang biasanya selalu di lihat oleh para trader forex di dunia, yaitu situs forexfactory.com, fxstreet.com, dailyfx, yahoo finance dan masih banyak lagi. Alasan untuk selalu kita memonitor berita fundamental karena bisa mengakibatkan volatilitas tinggi terhadap mata uang yang kita perdagangkan, berita tersebut dapat membuat seorang trader profit besar dan dapat pula membuat akun Anda rugi besar dan akhirnya mengakibatkan akun Margin Call.
Berita fundamental forex yang memiliki dampak volatilitas tinggi dapat menghancurkan analisa tehnikal seorang trader dalam hitungan detik dan menit, untuk itu sebagai seorang trader agar selalu bersikap bijak dalam trading seperti tidak trading saat berita fundamental akan di keluarkan dan menunggu efek volatilitas tersebut mereda.
Berikut adalah berita-berita fundamental Forex dari negara Amerika serikat yang wajib di monitor dan waspadai seorang trader, karena memiliki efek volatilitas tinggi, mulai 100 - 200 Pips, antara lain :
1. Non-Farm Payroll (NFP)
Berita yang sangat dinanti oleh seluruh trader di dunia karena memiliki volatiltas paling tinggi sekitar 100-200 pips bahkan bisa lebih, data yang dirilis oleh Biro Tenaga Kerja AS - US Bureau of Labour Statistics di setiap awal bulan minggu pertama, biasanya akan dimulai pada pukul 20.30 WIB, NFP adalah data statistik tingkat ketenagakerjaan di Amerika Serikat, data ini mengumumkan data statistik pengangguran yang terjadi secara global di negara Amerika Serikat, Data ini sangat penting karena sebagai acuan dalam pertumbuhan perekonomian di negara Amerika Serikat, ketika jumlah pengangguran meningkat maka akan berefek langsung terhadap mata uang USD yang akan mengalami penurunan, jika data data ketenagakerjaan tinggi dibandingkan bulan sebelumnya maka akan terjadi sebaliknya.
2. The Fed - FOMC Meeting
Adalah berita yang dikeluarkan oleh The Fed selaku Bank Sentral Amerika Serikat, berita ini biasanya dimulai antara jam 01.00 - 02.00 WIB dini hari, berita ini biasanya berhubungan dengan tingkat kebijakan suku bunga moneter yang akan di umumkan The Fed, yang saat ini diketuai oleh Jerome Powell, istilah kenaikan kenaikan dan penurunan suku bunga adalah Hawkish atau Dovish, jika kebijakannya Hawkish maka cenderung untuk menaikkan suku bunga, Dovish adalalah cenderung untuk tidak menaikkan atau menurunkan suku bunga mata uang Amerika Serikat. Kebijakan terhadap suku bunga mata uang AS yang di umumkan oleh The Fed setelah rapat FOMC, biasanya akan di nilai cepat ole para investor, apakah mata uang Amerika Serikat masih dalam status Safe Haven atau tidak, jika tidak maka para investor akan memindahkan investasinya dari dollar AS ke mata uang negara lain atau komoditi XAU (emas) yang lebih stabil, hal ini lah yang mengakibatkan volatilitas tinggi terhadap semua mata uang atau komoditi yang berlawanan dengan dollar Amerika Serikat.
3. Consumer Price Index (CPI)
Salah satu ukuran untuk memantau inflasi dan deflasi yang sedang terjadi di Amerika Serikat, data yang dikeluarkan adalah yang melihat apakah pertumbuhan ekonomi tetap stabil dengan melihat harga suatu barang yang di beli konsumen. Data ini dikeluarkan setelah survei yang dilakukan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja - The Bureau of Labor Statistics dengan cara menghitung survei konsumen untuk menentukan berapa yang mereka bayarkan untuk membeli Makanan dan Minuman, Perumahan, Pakaian, Transportasi, Perawatan Medis/Kesehatan, Rekreasi, Pendidikan dan Komunikasi, Barang dan Jasa Lainnya. Volatilitas pada berita fundamental ini cukup tinggi sehingga setiap trader harus mewaspadai pada saat berita ini dikeluarkan.
